Featured Slider

Senin, 27 Oktober 2014

PENUTUP

Hasil Pendidikan Sistem Ganda (PSG) di Kantor Divisi  Access Area Malang Kota selama tiga bulan dibuat dalam laporan berdasarkan pada pengalaman, pelajaran, praktek dan data-data yang dihimpun selama PSG. Program PSG yang telah dilaksanakan memberikan manfaat yang sangat besar bagi penulis dan seluruh siswa-siswi SMK Telkom Sandhy Putra Banjarbaru pada umumnya. Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan laporan masih terdapat banyak kekurangan, yang disebabkan karena keterbatasan pengetahuan yang penulis miliki.
Pada akhir laporan PSG, penulis mencoba membuat beberapa kesimpulan dan saran-saran yang semoga dapat memberikan manfaat bagi penulis dan para pembaca.

A.        Kesimpulan
1.         Jaringan lokal akses tembaga merupakan jaringan yang terbentuk oleh berbagai unsur dan konfigurasinya yang dihubungkan dengan kabel tembaga.
2.         Pembacaan nomor pada Blok Terminal Horizontal atau EQN, Blok Terminnal Vertikal atau Primer, DSLAM-IN dan DSLAM-OUT harus teliti. Pada saat pasang baru, jika tidak teliti tentunya hasil tidak sesuai data.
3.         Pencabutan kabel telepon dan speedy juga harus teliti saat pengetesan, jika benar-benar nada sibuk maka kabel bisa langsung dicabut. Tetapi jika nomor itu aktif dan tidak sama dengan data, maka itu sudah pasang baru.
4.         Secara umum, praktek di lapangan dengan teori yang diberikan tidak selalu sama. Praktek lebih disesuikan dengan kondisi lapangan, sedangkan teori lebih ditekankan pada spesifikasi yang telah ditentukan.
5.         Bagian-bagian PT. TELKOM seperti sentral, MDF dan jaringan lokal merupakan sistem yang tidak dapat dipisahkan antara satu dengan yang lainnya.
6.         PT. TELKOM berusaha menyediakan berbagai pelayanan jasa telekomunikasi dengan kualitas yang terbaik demi melayani masyarakat dengan layanan yang mudah, cepat, dan memuaskan.

B.        Saran
1.         Saran bagi PT. TELKOM
a.            Hendaknya pembimbing lebih banyak memberikan kesempatan dan kepercayaan kepada siswa dan siswi yang melaksanakan PSG untuk terjun langsung dalam pekerjaan.
b.            Mutu pelayanan terhadap pelanggan harus ditingkatkan dalam rangka mendukung pembangunan nasional khususnya dalam bidang pertelekomunikasian.
c.             Perlu adanya evaluasi secara rutin antara siswa dan siswi dengan pembimbing lapangan untuk mengetahui sampai sejauh mana siswa dan siswi menguasai materi maupun praktek yang diajarkan.
d.            Lebih memperhatikan siswa dan siswi sehingga apabila siswa tidak ada kesibukan maka pembimbing dapat memberikan kesibukan yang lain bagi siswa dan siswi.
e.            Sarana dan prasarana kerja hendaknya memadai demi kelancaran proses pekerjaan.
2.         Saran untuk Sekolah
a.            Sebaiknya pihak sekolah memberikan  panduan penulisan laporan yang kompleks dan sedetil-detilnya agar mempermudah siswa dan siswi untuk menulis dan menyusun laporan. Serta memudahkan dan meringankan guru pembimbing dalam memberi kosultasi kepada murid yang dibimbing.

b.            Pelaksanaan PSG harus direncanakan lebih efektif untuk kelancarannya.

0 komentar:

Posting Komentar