Hasil Pendidikan Sistem Ganda (PSG) di Kantor Divisi Access
Area Malang Kota selama tiga bulan dibuat dalam laporan berdasarkan pada pengalaman, pelajaran, praktek dan data-data
yang dihimpun selama PSG. Program PSG yang telah dilaksanakan memberikan
manfaat yang sangat besar bagi penulis dan seluruh siswa-siswi SMK Telkom Sandhy Putra Banjarbaru pada umumnya. Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan laporan masih terdapat
banyak kekurangan, yang disebabkan karena keterbatasan pengetahuan yang
penulis miliki.
Pada akhir laporan PSG, penulis
mencoba membuat beberapa kesimpulan dan saran-saran yang semoga dapat
memberikan manfaat bagi penulis dan para pembaca.
A.
Kesimpulan
1.
Jaringan lokal akses tembaga
merupakan jaringan
yang terbentuk oleh berbagai unsur dan konfigurasinya yang dihubungkan dengan
kabel tembaga.
2.
Pembacaan nomor pada Blok Terminal Horizontal atau EQN,
Blok Terminnal Vertikal atau Primer, DSLAM-IN dan DSLAM-OUT harus teliti. Pada
saat pasang baru, jika tidak teliti tentunya hasil tidak sesuai data.
3.
Pencabutan kabel telepon dan speedy juga harus teliti
saat pengetesan, jika benar-benar nada sibuk maka kabel bisa langsung dicabut.
Tetapi jika nomor itu aktif dan tidak sama dengan data, maka itu sudah pasang
baru.
4.
Secara umum, praktek di
lapangan dengan teori yang diberikan tidak selalu sama. Praktek lebih disesuikan dengan kondisi
lapangan,
sedangkan teori lebih ditekankan pada spesifikasi yang
telah ditentukan.
5.
Bagian-bagian PT. TELKOM
seperti sentral, MDF dan jaringan lokal merupakan sistem yang tidak dapat
dipisahkan antara satu dengan yang lainnya.
6.
PT. TELKOM berusaha
menyediakan berbagai pelayanan jasa telekomunikasi dengan kualitas yang terbaik
demi melayani masyarakat dengan layanan yang mudah, cepat, dan memuaskan.
B.
Saran
1.
Saran bagi PT. TELKOM
a.
Hendaknya pembimbing lebih banyak memberikan
kesempatan dan kepercayaan kepada siswa dan siswi
yang melaksanakan PSG untuk terjun langsung dalam pekerjaan.
b.
Mutu
pelayanan terhadap pelanggan harus ditingkatkan dalam rangka mendukung
pembangunan nasional khususnya dalam bidang pertelekomunikasian.
c.
Perlu
adanya evaluasi secara rutin antara siswa dan siswi dengan pembimbing
lapangan untuk mengetahui sampai sejauh mana siswa dan siswi
menguasai materi maupun praktek yang diajarkan.
d.
Lebih memperhatikan
siswa dan siswi sehingga apabila siswa tidak ada kesibukan maka
pembimbing dapat memberikan kesibukan yang lain bagi siswa dan siswi.
e.
Sarana
dan prasarana kerja hendaknya memadai demi kelancaran proses pekerjaan.
2.
Saran untuk Sekolah
a.
Sebaiknya pihak sekolah memberikan panduan penulisan laporan yang kompleks dan
sedetil-detilnya agar mempermudah siswa dan siswi untuk menulis dan menyusun laporan.
Serta
memudahkan dan meringankan guru pembimbing dalam memberi kosultasi kepada murid
yang dibimbing.
b.
Pelaksanaan PSG harus
direncanakan lebih efektif untuk kelancarannya.







0 komentar:
Posting Komentar